Selasa, 12 Agustus 2008

Kapal Ramah Lingkungan

Akhir - akhir ini paling banyak terdengar mengenai krisis energy yang membanyangi beberapa media pemberitaan di tanah air. Sebenarnya energy alternatif telah dikembangkan cukukp lama oleh nenek moyang kita. Contohnya dalam bidang perkapalan, nenek moyang kita telah memberikan contoh penggunaan layar sebagai sumber energi penggerak kapal. Namun penggunaan layar mulai ditinggalkan oleh para pelaut kita, termasuk pelaut tradisional, dan semakin menggantungkan pada mesin untuk penggerak kapal.
Berbagai alasan layar ditinggalkan oleh pelaut kita, mulai dari alasan bahwa layar susah dikendalikan, mengurangi daya angkut kapal, kurang praktis dan sebagainya. Tetapi tanpa disadari penggunaan mesin untuk penggerak kapal akan membuat kita semakin tergantung pada bahan bakar yang berbasis fosil.
Harusnya kita mulai memikirkan kembali penggunaan layar sebagai penggerak kapal disamping mesin yang ada selama ini. Tapi kesemuanya itu tergantung kepada kita, apakah kita makin terpuruk dengan ketergantungan terhadap energi yang berbasis fosil atau tidak.
Tetapi jika kita pergunakan layar sebagai penggerak kapal, minimal kita telah membantu mengurangi efek global warming selain itu juga ramah lingkungan.